• Logo HKI

  • Kalender

    Juli 2018
    S S R K J S M
    « Mar    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Logo HKI-Tangerang

  • PP HKI 2011-2015

  • Iklan

NOTULENSI SIDANG DAERAH VII-PULAU JAWA

NOTULENSI

SIDANG HKI DAERAH VII PULAU JAWA

PULO MAS

22 NOVEMBER 2010

Sidang Daerah VII-HKI Pulau Jawa dilaksanakan pada hari Senin, 22 November 2010 di gedung gereja HKI-Pulo Mas. Sidang ini menentukan agendanya yakni:

  1. Menganalisa dan Membahas program HKI Daerah VII
  2. Memilih Anggota Majelis Daerah dan BPKD.

I. MAKAN MALAM (Pukul 18.00 wib)

Doa makan malam dipimpin oleh Pdt.H.Simanjuntak, STh.

II. IBADAH PEMBUKA (Pukul 19.00 wib)

Ibadah Pembuka langsung dipimpin oleh Pdt.Toljun Lumbantobing (Praeses HKI Daerah VII-Pulau Jawa).

III. PEMBUKAAN SIDANG (Pukul 20.05 wib)

Pembukaan Sidang oleh Preases dan selanjutnya memberikan usulan yang akan meneruskan persidangan kepada Majelis Ketua yang nama-namanya disulkan sebagai berikut:

  1. St.Tharlen Simamora, MM
  2. Pdt.M.Simanjuntak, STh
  3. Pdt.A.P.Manurung, STh

Usulan nama-nama ini disetujui oleh peserta Sidang Daerah, lalu mereka disahkan menjadi Majelis Ketua yang memimpin persidangan selanjutnya.

IV. PERJALANAN PERSIDANGAN

Adong dua agenda Sidang Daerah borgin on, ima:

  1. Program-Program Daerah.
  2. Pemilihan Pengurus Daerah

Usulan:

  1. Program jangan asal jadi, tidak mungkin dengan waktu yang singkat dapat membahas program kerja. Lebih baik membicarakan criteria pengurus daerah.
  2. Salah satunya kriteria bendahara ialah yang dapat menanggulangi keuangan.
  3. Harus Sidang Resort yang menentukan peserta Sidang Daerah.

Memang tidak akan cukup waktu yang singkat untuk membicarakan program yang mendetail. Jadi usul kami, kita hanya membahas program yang baru.

  1. Tidak perlu resort menentukan usulan-usulan ke Daerah.
  2. Tugas pengurus daerah yang akan terpilih ialah melihat dan mengembangkan Daerah VII.

Peserta Sidang Daerah juga diikuti oleh peserta sidang yang telah pernah mengikuti sidang daerah yang lalu, jadi usulan saya: Majelis Daerah dipilih terlebih dahulu, selanjutnya di bahas program daerah.

Pukul 20.50 wib

  1. Malam ini kita memilih Majelis Daerah dan BPKD.
  2. Jumlah yang akan dipilih sebanyak 12 orang.

Sidang Daerah ini memiliki tujuan yang baik untuk HKI. Menurut Tata Gereja, tata cara pemilihan sekretaris dan bendahara memiliki mekanisme yang berbeda, yakni Sekretris diusulkan oleh Pimpinan Daerah (Praeses) dan dapat persetujuan dari Majelis Daerah, apakah hal itu telah ada? Coba kita sesuaikan dengan peraturan yang ada.

Kita pilih 10 orang, Setuju..!?

Kita memiliki 11 resort, setiap resort memiliki kapasitas sendiri untuk diusulkan, hal ini baik agar jangan ada “like or dislike”.

Resort mempunyai kemampuan masing-masing, jadi ada yang baik dan ada yang terbaik. Selama sidang banyak hal yang harus kita laksanakan dengan membuka hati dan pikiran dan jiwa. jadi diberikan kesempatan bagi siapa saja yang memiliki kemampuan, silahkan…

Pukul 21.00 wib

Bagaimana? Apakah kita sepakati saja?

Kriteria yang penting dilihat ialah:

Yang memberikan waktu, punya kapasitas, kita lihat jangka panjang dan perlu pemahaman dalam sidang ini agar tidak terjadi monopoli-monopoli, jadi kita lihat siapa yang diusulkan oleh setiap resort.

Apakah kita sepakat dengan usulan bahwa kita akan memberikan usulan dari setiap resort sebagai Majelis Daerah..?

Yang mengusulkan ialah pimpinan daerah sebagai aparaturnya. Yang kita pilih ialah Majelis Daerah, jadii pimpinan Daerah dengan bijaksana menentukan penempatan sesuai dengan kapasitas Majelis Daerah yang akan dipilih.

21.10 wib

Jadi kita masuk pada pemilihan Majelis Daerah

  1. Kita memnginginkan pemilihan Majelis Daerah yang baru, oleh karenanya kita perlu mengadakan demisionerisasi bagi MD dan BPKD periode 2005-2010.
  2. kalau kita memberikan waktu bagi setiap resort perlu sistemnya.
  3. Kami undang Majelis Daerah periode 2005-2010 untuk maju kedepan.
  4. Kami mengundang BPKD untuk maju kedepan.

Apakah mereka yang telah melayani telah layak didemisionerkan, tanya Praeses?

Mengesahkan Majelis Daerah dan BPKD untuk periode 2005-2010 telah demisioner (Praeses dan MD dan BPKD demisioner bersalaman). Selanjutnya Praeses mengucapkan terimakasih bagi MD dan BPKD periode 2005-2010, beliau juga mengatakan bahwa kita memiliki harapan bahwa MD dan BPKD periode yang mendatang akan lebih baik dan kita tunggu tanggal pelantikannya. Dengan diterimanya putusan bahwa MD dan BPKD 2005-2010 telah demisioner maka kita juga telah menerima pertanggungjawaban pengurus periode 2005-2010 juga telah diterima.

Saya memiliki tawaran sebagai pengurus, apakah kita setuju? Kalau tidak, saya tarik kembali juga tidak apa-apa.

Sidang kita Skors 10 menit untuk memberikan waktu bagi tiap resort untuk menentukan siapa yang menjadi calon anggota majelis daerah.

Bagaimana mekanismenya?

Diberikan waktu bagi tiap resort lalu waktunya jangan dibatasi.

Nangkaning hita nungnga sepakat sahalak per-resort.

Hita argai ma usul na adong, jadi ditampung ma manang sadia pe na adong.

Usul sahalak per-resort

Apa yang kita bicarakan ada dalam koridor, apa yang kita bahas itu terbuka. Satu resort mengulkan dan usulan tambahan lainnya.

Menurut pengalaman porlu do adong koordinasi na denggan antara resort dohot daerah jadi asa boi mardalan denggan, sada ma sa resort.

Dalam komposisinya ada yang bertohonan dan ada yang tidak bertohonan, jadi kalau usulan per-resort bagaimana mengatur komposisi itu?

Kalau sudah Majelis Daerah jangan menjadi Majelis Pusat (Jangan ada jabatan ganda).

Pajongjong hamu aturan na adong asa terarah sidang on.

Bagaimana dengan usulan per-resort itu yang akan otomatis menjadi anggota Majelis Daerah, apakah sudah sepakat? Dalam hal ini kita tidak akan membicarakan criteria lagi.

  1. Jika usulan nama-nama per-resort otomatis menjadi terpilih anggota Majelis Daerah, maka hal itu tidak akan sesuai lagi dengan Sidang Daerah.
  2. silahkan diberikan usulan-usulan per-resort lalu kita bicarakan lagi bagaimana komposisinya.

Silahkan diberikan usulan per-resort untuk menjadi calon anggota Majelis Daerah, diberikan waktu 10 menit. Sidang skors selama 10 menit.

Sidang di Skors (Pikul 21.45 wib)

Majelis Ketua Memanggil peserta untuk masuk dan melanjutkan Agenda Sidang (Pukul 21.55 wib)

Pembacaan dan Pembahasan Usulan per-resort (pukul 22.00 wib)

Hasil Sidang Daerah yang menjadi Anggota Majelis Daerah, HKI Daerah VII Pulau Jawa Periode 2010-2015.

No Utusan Resort Nama
1 Jakarta I Denny Manurung
2 Jakarta II St,Ir.M.H.Manullang
3 Jakarta III Pdt,J. Napitupulu
4 Jakarta IV St.J.Nainggolan
5 Jakarta V St.TD.Nainggolan
6 Jakarta VI Pdt.T.S.Gultom
7 Depok St.Thoman Hutasoit
8 Banten St.Ir.E.Napitupulu
9 Bekasi St.H.S.Manalu
10 Bandung St.Ir.S.Hutapea
11 Bojong Menteng St.R.M.Siagian

BPKD: Badan Pemeriksa Keuangan Daerah VII Pulau Jawa

  1. St.Gotthi  Manalu
  2. Ir.Simanjuntak
  3. St.T.Hutagalung
  1. Dengan terpilihnya usulan-usulan per-resort maka HKI-Gresik akan menyetujui saja bagaimana keputusan yang diputuskan oleh Sidang ini.
  2. Tentang komposisi tohonan dan yang belum bertohonan jangan dipandang kaku, sebab ini ada sejarahnya. Hal ini bukan mengakibat adanya keharusan komposisi yang dipaksakan.

Nungnga denggan be usulan di amang Praeses, jadi kita berikan kesempatan bagi beliau untuk melakukan yang terbaik.

Usulan amang Praeses setuju, dengan adanya unsur pendeta di dalamnya, jadi kami akan percayakan pada rapat Majelis Daerah yang terpilih untuk membicarakan program-program HKI Daerah VII.

Kita setuju dengan 11 orang yang dipilih?

Memberikan usulan Sekretaris dan Bendahara, yakni:

  1. Sekretaris : Pdt.Janto Sihombing
  2. Bendahara: st,Ir.M.H.Manullang

Lalu praeses memberikan kepada Majelis ketua untuk memimpin Sidang, apakah usulan beliau disetujui atau tidak.

22.45 wib

Majelis Ketua Memberikan waktu dan kesempatan bagi St.Ir.M.H.Manullang untuk menyampaikan pendapatnya.

Pada dasarnya saya tidak menolak, tetapi bagaimana dengan kapasitas saya? Selanjutnya apakah hal ini telah memenuhi keriteria sesuai dengan peraturan yang ada dalam PRT..?

Tentang Bendahara akan dibicarakan oleh pengurus yang terpilih bersama dengan pimpinan daerah.

Majelis Daerah dan BPKD terpilih bertugas yang menyusun program tersebut.

Saya harapkan harapan program yang ekstrovert, kapan lagi kita keluar?

  1. Membuat program dengan target
  2. Majelis Daerah diberikan rekomendasi tentang masa depan HKI Daerah VII ini.
  1. Bagaimana kita melakukan program keluar, sedangkan diri kita sendiri belum kita benahi dengan benar.
  2. Disiplin waktu tidak ada, maka perbaiki diri sendiri terlebi dahulu.
  3. Jadi, menurut saya program yang pertama dan utama ialah pembinaan mental.
  4. Buka pikiran kita dengan luas.
  5. Satu hal yang penting, jangan tahan pendeta karena unsur tertentu, semua memiliki waktunya.

Masalah setoran jemaat, apa yang menjadi acuannya?

Saya mengacu pada data yang lalu.

  1. Ayat Harian melalu (IT) Informatika Teknology
  2. Penyegaran Rohani melalui tulisan.

Kalau ada yang kurang  bisa ditambahi setoran dari HKI-Cililitan ke Daerah. Sebagai dukungan nyata kami.

Pukul 23.20 wib

Ucapan maaf dan terimakasih bagi HKI-Daerah VII atas pelayanan Majelis Daerah periode 2005-2010.

PENUTUP (Pukul 23.30 wib)

Nyanyian dan doa oleh Pdt. Mangaliup Simanjuntak

HASIL SIDANG HKI DAERAH VII PULAU JAWA

Hasil Sidang Daerah yang menjadi Anggota Majelis Daerah, HKI Daerah VII Pulau Jawa Periode 2010-2015.

No Utusan Resort Nama
1 Jakarta I Denny Manurung
2 Jakarta II St,Ir.M.H.Manullang
3 Jakarta III Pdt,J. Napitupulu
4 Jakarta IV St.J.Nainggolan
5 Jakarta V St.TD.Nainggolan
6 Jakarta VI Pdt.T.S.Gultom
7 Depok St.Thoman Hutasoit
8 Banten St.Ir.E.Napitupulu
9 Bekasi St.H.S.Manalu
10 Bandung St.Ir.S.Hutapea
11 Bojong Menteng St.R.M.Siagian

Sekretaris : Pdt.Janto Sihombing

Bendahara : Akan ditentukan oleh Pimpinan Daerah dan Majelis Daerah terpilih.

BPKD: Badan Pemeriksa Keuangan Daerah VII Pulau Jawa

  1. St.Gotthi  Manalu
  2. Ir.Simanjuntak
  3. St.T.Hutagalung

NOTULENSI  : Cln.Pdt.Edward Manalu, STh

Iklan